Relawan Kaesang Pangarep Mulai Bergerak, Serukan Tangkap 8 Tuyul di Kota Depok Jika Raih Kemenangan

- Pewarta

Senin, 3 Juli 2023 - 07:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kaesang Pangare Bersama istrinya Erina Gudono. (Instagram.com/@kaesangp)

Kaesang Pangare Bersama istrinya Erina Gudono. (Instagram.com/@kaesangp)

HELLODEPOK.COM – Relawan Kaesang Pangarep menyerukan menangkap 8 tuyul di Depok.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Seruan menangkap 8 tuyul yang dimaksud, yakni:

1. Pelaku kekerasan seksual
2. Sindikat prostitusi anak
3. Tukang gusur sekolah.
4. Pembuat kebijakan intoleran.

5. Pemain program dan anggaran,
6. perusak lingkungan.
7. Mafia tanah dan maling setu
8. Pengutip retribusi ilegal.

Seruan tersebut terdapat dalam spanduk yang terpasang di lokasi diskusi publik bertajuk ‘Menakar Komitmen Lingkungan Calon Wali Kota Depok Kaesang Pangarep’.

Seruan dari 'Relawan Kaesang Menang' untuk menangkap 8 tuyul di Kota Depok. (Dok. Dri)
Seruan dari ‘Relawan Kaesang Menang’ untuk menangkap 8 tuyul di Kota Depok. (Dok. Dri)

Kegiatan diselenggarakan oleh Relawan Kaesang Menang di Joglo Nusantara Kecamatan Sawangan, Depok, Minggu, 2 Juli 2023.

Baca artikel menarik lainnya, di sini: Anak Bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep Maju Pilkada Depok 2024, Ini Tanggapan Partai Gerindra

Salah satu undangan dari Founder Yayasan Pohon Emas Nusantara (PENA Foundation), Sandi Hanafia mengungkapkan bahwa yang dimaksud dengan 8 tuyul itu memang relevan dengan isu Depok saat ini.

“Sempat viral kan isu tuyul dan babi ngepet di Depok, juga poin-poinnya memang sedang menghangat di Depok,” ujar Sandi Hanafia.

Terkait isu situ yang hilang, dulu saat ia concern di Depok, pada 2018 keras berbicara Situ Gugur di Kelurahan Pasir Putih Sawangan yang diuruk dan ada juga situ yang menurut informasi dijadikan perumahan.

“Bahkan dari 33 situ, yang masih eksisting dan aktif hanya 19 s.d 20 an situ, pada 2020 Paripurna RTRW sampai sekarang juga belum ada turunannya.”

“Dulu ada istilah “kalau dulu Depok banjir Jakarta kelelep”, eh, sekarang sudah sedengkul,” kata Sandi.

Menurutnya, belum integralnya dalam membangun dan melestarikan lingkungan di Kota Depok.

“Ini kan tidak ada, eksekutif dan legislatifnya pun tidak sinergi,” papar Sandi.

Juga terkait pemenuhan ruang terbuka hijau yang seharusnya 30 persen, tetapi saat ini Menurut informasi yang diketahui baru ada 12,8 persen

Dan pemerintah tidak bisa memaksimalkan tanah-tanah partikelir, seperti pervonding dan SK Kinag.

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

“SK Kinag itu aja masih dikuasai raja-raja kecil di wilayah,” kata Sandi Hanafia.

Menurutnya, Depok masih belum jelas apa yang mau dibenahi, apakah infrastruktur dulu atau suprastruktur lebih dulu.

Investor yang serius bisa mendapatkan 100% kepemilikan media online dengan nama domain super cantik ini. Silahkan ajukan penawaran harganya secara langsung kepada owner media ini lewat WhatsApp: 08557777888.

Jika infrastruktur yang pembangun fisiknya, sedangkan suprastruktur di sistem dan SDM yang dibenahi.

“Jangan bicarakan SDM yang hebat-hebat di Depok, tapi di sisi lain wilayahnya tidak di benahi. Depok itu sudah sangat heterogen.”

“Bonus demografi milenial dan GenZ luar biasa, bahkan online shop-nya termasuk yang sangat besar, tapi tanpa tidak ada pembinaan,” ucapnya. (DRI).***

Tim Hello Bekasi

Berita Terkait

KPK Sita Mercy Rp2,6 Miliar, Nama Ridwan Kamil Disorot
Termasuk Dapat Kendalikan Narasi Publik, Inilah 5 Manfaat Publikasi Press Release bagi Anggota DPRD
Hidayat Nur Wahid Dukung Penangkapan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Ini Alasannya
Jokowi Jawab Langsung Permintaan Tim Pembela Ulama dan Aktivis untuk Tunjukkan Ijazah UGM Miliknya
Politisi PDIP Tanggapi Soal Wacana Pendirian Pangkalan Militer Pihak Asing di Wilayah Indonesia
Terima Aspirasi, Mensesneg Prasetyo Hadi Kompak Nyanyi ‘Darah Juang’ Bareng Ratusan Mahasiswa
Pertemuan Jokowi dan Prabowo, AHY Sebut Silaturahmi Antar Pemimpin Bangsa Sebagai Kegiatan yang Baik
Prabowo Subianto Minta Pemenang Piilkada dan yang Kalah Saling Kerja Sama untuk Layani Rakyat
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Jumat, 29 Agustus 2025 - 19:49 WIB

GPK RI Minta Warga Tak Terprovokasi: Hati-Hati Pengalihan Isu!

Selasa, 5 Agustus 2025 - 14:35 WIB

Sumur Migas Subang Meledak, Pertamina Utamakan Keselamatan Warga Sekitar

Senin, 30 Juni 2025 - 15:38 WIB

Presiden Datang, Gaji Naik? Harapan Pekerja Karawang Usai Jabat Tangan Prabowo

Jumat, 23 Mei 2025 - 06:17 WIB

Rest Area Tol Jagorawi Disita, Kejagung Telusuri Aset Korupsi Timah CV Venus Inti Perkasa

Selasa, 20 Mei 2025 - 09:29 WIB

Istana Tanggapi Tudingan Kasus Perlindungan Situs Judi Online ke Mantan Menkominfo Budi Arie Setiadi

Jumat, 16 Mei 2025 - 06:32 WIB

Terkait Ijazah Jokowi, UGM Tanggapi Gugatan Rp69 Triliun yang Dialamatkan kepada Universitas Tertua Itu

Rabu, 7 Mei 2025 - 13:12 WIB

Kucing Milik Presiden Prabowo Subianto, Inilah Momen Bill Gates Beri Hadiah untuk Bobby Kertanegara

Sabtu, 3 Mei 2025 - 13:53 WIB

Presiden Prabowo Subianto Sampaikan Alasan Soal Permintaan Tinggalkan Mental ”Kumaha Engke’

Berita Terbaru