CGTN: Awal yang Solid dalam Repelita Ke-15 Tiongkok, Apa Maknanya?

- Pewarta

Rabu, 29 April 2026 - 14:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CGTN mengulas sejumlah faktor yang menopang ketahanan dan dinamika ekonomi Tiongkok. Pemerintah Tiongkok semakin gencar menjalankan reformasi dan kebijakan pintu terbuka, memperkuat kemandirian sains dan teknologi, menjaga rantai industri, serta mendorong sumber pertumbuhan domestik—seluruhnya menjadi fondasi kinerja ekonomi Tiongkok pada awal periode Rencana Pembangunan Lima Tahun (Repelita) Ke-15.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

BEIJING, 29 April 2026 /PRNewswire/ — Ekonomi Tiongkok mencatat awal yang solid pada periode Repelita Ke-15 (2026–2030) meski berhadapan dengan tekanan eksternal dan gejolak perdagangan. Hal ini menjadi kesimpulan rapat Biro Politik Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok pada Selasa lalu. Pertumbuhan tetap stabil, kapasitas industri terus meningkat, dan kebijakan pemerintah turut menjaga ekspektasi pasar.

What China's strong start to the 15th FYP period signals
What China’s strong start to the 15th FYP period signals

Bagi ekonomi sebesar Tiongkok, kemampuan menjaga momentum ini tidak hanya mencerminkan ketahanan, namun juga kelihaian dalam beradaptasi di tengah dinamika global.

Arah kebijakan dalam Repelita Ke-15 mulai bergeser. Jika sebelumnya banyak ditopang sektor properti, lahan, dan investasi besar, fokus pertumbuhan kini beralih menuju teknologi, inovasi, dan pembangunan berkualitas tinggi.

Dengan mengedepankan kekuatan produktif baru—yakni, sektor teknologi tinggi, efisiensi tinggi, dan kualitas tinggi yang selaras dengan agenda pembangunan hijau—Tiongkok tidak sekadar mengejar pertumbuhan yang lebih cepat, tetapi juga lebih berkualitas, dengan produktivitas lebih tinggi, daya saing yang lebih kuat, serta keberlanjutan jangka panjang.

Sepanjang Januari–Maret, sektor manufaktur teknologi tinggi mencatat pertumbuhan signifikan. Laba meningkat 47,4% dan menyumbang 7,9 poin persentase terhadap total pertumbuhan laba industri, menurut data Biro Statistik Nasional Tiongkok. Perkembangan pesat kecerdasan buatan (AI) dan semikonduktor turut mendorong lonjakan laba tersebut, termasuk pada manufaktur serat optik (336,8%), perangkat optoelektronik (43%), dan perangkat displai (36,3%).

Repelita Ke-15 juga berjalan di tengah kelanjutan kebijakan pintu terbuka. Tiongkok kini memiliki 23 kawasan perdagangan bebas sebagai proyek percontohan yang berkontribusi sekitar 20% terhadap investasi asing dan perdagangan. Daftar negatif investasi asing telah dipangkas menjadi 29 sektor, dan seluruh pembatasan investasi asing di sektor manufaktur telah dihapus.

Penerapan kebijakan pintu terbuka Tiongkok kini tidak hanya terlihat dari volume perdagangan atau investasi asing. Fokusnya bergeser menuju keterbukaan institusional, akses pasar yang lebih luas, perbaikan iklim usaha, serta penyelarasan dengan standar internasional.

Di saat yang sama, permintaan domestik semakin berperan sebagai mesin utama di balik pertumbuhan ekonomi. Dalam konferensi pers pada 17 April, Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional Tiongkok menyatakan akan meluncurkan rencana aksi untuk menggenjot permintaan domestik pada periode 2026–2030.

Sebagai ekonomi terbesar kedua di dunia, pasar domestik Tiongkok menyimpan potensi besar. Pemanfaatan potensi ini akan menopang pertumbuhan yang lebih stabil dan berkelanjutan. Penguatan konsumsi dan sirkulasi domestik menjadi fondasi penting dalam strategi pembangunan.

Alih-alih mengejar keuntungan jangka pendek, Tiongkok kini menata strategi untuk membangun ekonomi yang lebih seimbang dan tangguh dalam jangka panjang. Awal periode Repelita Ke-15 ditopang oleh sejumlah kekuatan: ketahanan ekonomi, penerapan kebijakan pintu terbuka yang semakin luas, serta meningkatnya peran permintaan domestik.

Seluruh perkembangan ini mencerminkan pendekatan pembangunan yang adaptif dan percaya diri. Tantangan tidak dipandang sebagai hambatan, melainkan peluang untuk memperbarui model pertumbuhan dan membangun masa depan ekonomi yang lebih dinamis.

https://news.cgtn.com/news/2026-04-28/What-China-s-strong-start-to-the-15th-FYP-period-signals–1MIqzxMJsys/p.html

Tim Hello Bekasi

Berita Terkait

Platform Asia Pasifik Baru VXA Hadirkan Pemerintah, Pelaku Dunia Usaha, dan Pemimpin Teknologi di Singapura untuk Membahas Konvergensi AI, Robotika, dan Keamanan Siber
Laporan riset global terbaru Habitat for Humanity: Tiga dari empat orang mengurangi pengeluaran untuk kebutuhan pokok demi memenuhi biaya tempat tinggal
Radha Exports bermitra dengan Körber untuk mengupayakan otomatisasi canggih pergudangan di Singapura
ICP DAS Hadirkan Solusi Komunikasi Industri dan I/O yang Andal di Ajang Measurement and Control Show NEXT 2026
XTransfer Tampilkan Solusi Penagihan Lokal Asia Tenggara di CAEXPO, Dukung Perdagangan Lintasnegara
E&R Engineering Siapkan Pabrik Baru di Malaysia: Tingkatkan Kapasitas Produksi Material Kemasan Global dan Layanan Lokal
Blokees Gelar Debut Lebih dari 90 Produk Baru di Ajang Wonder Festival Shanghai 2026
Sovereign Wealth Fund Institute Umumkan I20 Summit Perdana Bersamaan dengan G20 Leaders’ Summit, Targetkan Penempatan Modal US$5 Triliun di AS
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Platform Asia Pasifik Baru VXA Hadirkan Pemerintah, Pelaku Dunia Usaha, dan Pemimpin Teknologi di Singapura untuk Membahas Konvergensi AI, Robotika, dan Keamanan Siber

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:05 WIB

Laporan riset global terbaru Habitat for Humanity: Tiga dari empat orang mengurangi pengeluaran untuk kebutuhan pokok demi memenuhi biaya tempat tinggal

Selasa, 6 Oktober 2026 - 03:32 WIB

Radha Exports bermitra dengan Körber untuk mengupayakan otomatisasi canggih pergudangan di Singapura

Selasa, 6 Oktober 2026 - 01:15 WIB

ICP DAS Hadirkan Solusi Komunikasi Industri dan I/O yang Andal di Ajang Measurement and Control Show NEXT 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 23:40 WIB

XTransfer Tampilkan Solusi Penagihan Lokal Asia Tenggara di CAEXPO, Dukung Perdagangan Lintasnegara

Senin, 5 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Blokees Gelar Debut Lebih dari 90 Produk Baru di Ajang Wonder Festival Shanghai 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 02:30 WIB

Sovereign Wealth Fund Institute Umumkan I20 Summit Perdana Bersamaan dengan G20 Leaders’ Summit, Targetkan Penempatan Modal US$5 Triliun di AS

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:12 WIB

Zettabyte Donasikan Komputasi AI dan Perangkat Lunak AI Canggih kepada National Sun Yat-sen University untuk Mengembangkan Talenta AI Taiwan

Berita Terbaru