Dampak MBG di KBB: 364 Siswa Keracunan, Bagaimana Sistem Pangan Kita Bertahan

- Pewarta

Jumat, 26 September 2025 - 09:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menanggapi serius kasus keracunan 364 siswa MBG di KBB, janji evaluasi menyeluruh program pangan. Menuntut transparansi. (Dok. Bgn.go.id)

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menanggapi serius kasus keracunan 364 siswa MBG di KBB, janji evaluasi menyeluruh program pangan. Menuntut transparansi. (Dok. Bgn.go.id)

SENIN, 22 September 2025, seharusnya menjadi hari biasa bagi ratusan siswa di Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Mereka menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijanjikan.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Namun, siapa sangka, santapan itu justru mengantar mereka ke ranjang rumah sakit? Sebuah ironi menyelimuti program mulia ini.

Mual, pusing, hingga muntah-muntah menjadi episode kelam. Gejala itu datang hanya beberapa jam setelah jam makan siang.

Ruang kelas yang riuh rendah seketika berubah panik. Ambulans meraung, memecah kesunyian siang di sekolah.

Jumlah korban melonjak drastis. Dari belasan, menjadi puluhan, lalu menembus ratusan.

Hingga tengah malam, angka 352 siswa tercatat sebagai korban. Tenaga medis kewalahan, orang tua tak kuasa menahan cemas.

Detik-Detik Kritis di Tengah Kekhawatiran

Peristiwa bermula Senin itu, ketika 15 siswa pertama dilaporkan sakit. Angka ini bertambah cepat.

Malam harinya, 352 orang dari berbagai jenjang pendidikan, mulai SD hingga SMK, terdampak.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, memastikan, “Hingga Selasa dini hari korban terus berdatangan.”

Pihaknya mengimbau masyarakat tetap tenang. Tim kesehatan fokus pada penanganan korban.

Aparat kepolisian membantu penyelidikan dugaan penyebab keracunan. Kecepatan penanganan menjadi kunci di tengah lonjakan jumlah korban.

Bupati KBB, Jeje Ritchie Ismail, tak buang waktu. Ia segera menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB).

Ini untuk mempercepat penanganan darurat. Posko darurat dibuka di GOR Cipongkor, menampung puluhan siswa.

Rumah sakit dan puskesmas pun penuh. Jeje menambahkan, “Gejala yang dialami siswa seragam: mual, muntah, dan pusing.”

Hingga Selasa pagi, total korban bahkan meningkat menjadi 364 siswa. Namun, sebagian besar berangsur pulih.

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Mencari Akar Masalah Program Pangan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, langsung bereaksi. Kasus ini, baginya, adalah bahan evaluasi serius. Ia menduga kuat makanan MBG basi.

“Waktunya sudah terlalu lama, antara dimasak dan dimakan,” ungkap Dedi.

Investor yang serius bisa mendapatkan 100% kepemilikan media online dengan nama domain super cantik ini. Silahkan ajukan penawaran harganya secara langsung kepada owner media ini lewat WhatsApp: 08557777888.

Dedi Mulyadi menegaskan hal tersebut. Ia meminta dapur penyelenggara menyesuaikan jam masak. Tujuannya agar distribusi makanan tetap segar.

“Jangan masaknya terlalu sore atau malam,” kata Dedi.

“Kalau bisa agak mepet ke pagi agar nasi dan makanannya disajikan masih dalam keadaan fresh.”

Meskipun belum memutuskan penghentian dapur MBG, Dedi memastikan evaluasi terbuka. Hal ini akan melibatkan penyelenggara program.

Publik menanti langkah konkret. Bukan sekadar janji, melainkan jaminan. Agar peristiwa serupa tidak kembali terulang.

Keamanan Pangan Anak, Tanggung Jawab Bersama

Insiden di KBB ini adalah sebuah peringatan. Program mulia harus disertai pengawasan ketat.

Keamanan pangan bagi anak-anak adalah prioritas utama. Evaluasi menyeluruh menjadi langkah mendesak.

Pemerintah daerah dan pusat perlu bersinergi. Pastikan setiap program pangan menjangkau penerima manfaat dengan aman.

Tidak ada kompromi soal kesehatan generasi penerus. Kasus keracunan massal MBG ini harus menjadi pelajaran berharga.

Masyarakat juga memiliki peran. Melaporkan indikasi kelalaian adalah bagian penting.

Partisipasi aktif semua pihak akan menciptakan ekosistem pangan aman. Demi masa depan anak-anak Indonesia yang lebih sehat.****

Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Infotelko.com dan Infoekonomi.com.

Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media 23jam.com dan Haiidn.com.

Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Hallotangsel.com dan Haisumatera.com.

Untuk mengikuti perkembangan berita nasional, bisinis dan internasional dalam bahasa Inggris, silahkan simak portal berita Indo24hours.com dan 01post.com.

Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.

Kami juga melayani Jasa Siaran Pers atau publikasi press release di lebih dari 175an media, silahkan klik Persrilis.com

Sedangkan untuk publikasi press release serentak di media mainstream (media arus utama) atau Tier Pertama, silahkan klik Publikasi Media Mainstream.

Indonesia Media Circle (IMC) juga melayani kebutuhan untuk bulk order publications (ribuan link publikasi press release) untuk manajemen reputasi: kampanye, pemulihan nama baik, atau kepentingan lainnya.

Untuk informasi, dapat menghubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 087815557788.

Dapatkan beragam berita dan informasi terkini dari berbagai portal berita melalui saluran WhatsApp Sapulangit Media Center

Tim Hello Bekasi

Berita Terkait

Reni Rahmawati, Korban TPPO di Tiongkok, dan Upaya Mendalam Polda Jabar untuk Perlindungan
Retakan Pasca Gempa Bekasi M 4,9: Karawang Hadapi Ujian Ketangguhan
Ledakan Sumur Gas Cidahu: Investigasi Gabungan Bongkar Akar Masalah Keselamatan
Candaan Seksis Gubernur Dedi Mulyadi dan Luka Lama Perempuan
Resepsi Megah Anak Pejabat Jadi Horor, 3 Orang Tewas Terinjak Kerumunan
Kasus Bayi Meninggal di RSUD Linggajati, Dedi: Pencopotan Wewenang Bupati
Langit Jawa Barat Disemai Garam: Sains Menjinakkan Banjir Jakarta
Ridwan Kamil Lawan Balik: Serangan Digital Jadi Gugatan Rp105 Miliar
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Selasa, 30 Desember 2025 - 02:00 WIB

Langkah Bersama untuk Pendidikan, Musim Mas Dukung Smart Class di UINSU Hadirkan Ruang belajar Modern dan Adaptif

Rabu, 24 Desember 2025 - 08:23 WIB

Musim Mas Kembali Beri Dukungan Kepada IPB University untuk Perbaikan Infrastruktur melalui Renovasi Ruang Publik

Rabu, 24 Desember 2025 - 03:04 WIB

Musim Mas Dukung Pemerintah Kabupaten Deli Serdang Hadirkan Ruang Publik Bersama melalui Pembangunan Alun-Alun

Selasa, 23 Desember 2025 - 06:22 WIB

Ulang Tahun ke-9, JULO Telah Salurkan 27 Triliun untuk Modal Usaha hingga Pendidikan

Selasa, 23 Desember 2025 - 02:46 WIB

Raih Dua Penghargaan Anugerah Diktisaintek 2025: Penutup Tahun yang Membanggakan untuk Universitas Lambung Mangkurat

Senin, 22 Desember 2025 - 06:11 WIB

Razer Gold: 7 Tahun Power Up

Jumat, 19 Desember 2025 - 07:56 WIB

Bali menjadi tuan rumah Cambridge Schools Conference dan meluncurkan lima komunitas sekolah baru untuk kawasan Asia Tenggara dan Pasifik

Kamis, 18 Desember 2025 - 18:24 WIB

MoEngage Dapatkan Tambahan Pendanaan Seri F Sebesar $180 Juta; Selesaikan Acara Likuiditas Untuk Karyawan dan Investor

Berita Terbaru