LANGKAH cepat dan kolaboratif diambil pasca insiden ledakan pipa gas di sumur milik Pertamina EP Regional 2 Zona 7 Field Subang, yang terjadi di Kampung Cikaret, Desa Cidahu, Kecamatan Pagaden Barat, Kabupaten Subang, Jawa Barat.
Ledakan yang menyebabkan dua pekerja mengalami luka bakar itu memicu investigasi intensif yang melibatkan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri, Inafis Polda Jawa Barat, serta jajaran Polres Subang.
Hingga Rabu, 6 Agustus 2025, tim investigasi gabungan masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk menelusuri penyebab pasti insiden tersebut.
Kepolisian mengedepankan pendekatan berbasis forensik dan koordinasi langsung dengan operator lapangan Pertamina.
Baca Juga:
Reni Rahmawati, Korban TPPO di Tiongkok, dan Upaya Mendalam Polda Jabar untuk Perlindungan
Dampak MBG di KBB: 364 Siswa Keracunan, Bagaimana Sistem Pangan Kita Bertahan
Retakan Pasca Gempa Bekasi M 4,9: Karawang Hadapi Ujian Ketangguhan
Investigasi Gabungan Diikuti Langsung Oleh Pimpinan Polres
Kapolres Subang AKBP Dony Eko Wicaksono memimpin langsung jalannya pengamanan dan pengawasan investigasi.
Apel pengamanan dimulai sejak pukul 09.00 WIB, dipimpin Kapolsek Pagaden AKP Ikin Sodikin, untuk memastikan kawasan tetap steril dari warga sipil.
Tim Puslabfor tiba di lokasi pada pukul 10.55 WIB dan segera melakukan pengumpulan data teknis dan kronologi kejadian dari pihak Pertamina.
Baca Juga:
Candaan Seksis Gubernur Dedi Mulyadi dan Luka Lama Perempuan
Resepsi Megah Anak Pejabat Jadi Horor, 3 Orang Tewas Terinjak Kerumunan
Kasus Bayi Meninggal di RSUD Linggajati, Dedi: Pencopotan Wewenang Bupati
“Proses pendalaman masih berlangsung. Semua data kami kumpulkan dari lapangan,” ujar AKBP Dony di lokasi, Rabu siang.
Proses investigasi dititikberatkan pada analisis teknis terhadap struktur pipa, sistem pengamanan sumur, serta kemungkinan adanya kelalaian prosedur operasional standar (SOP).
Distribusi Gas Kembali Normal Lewat Sumur Alternatif
Meski sempat terganggu, pasokan gas ke masyarakat sekitar kini telah dinormalkan melalui sumur cadangan.
“Distribusi kembali normal sejak Selasa sore pukul 16.30 WIB. Kami alihkan ke sumur SP Pasir Jadi Wantilan,” kata pengawas lapangan Pertamina.
Baca Juga:
Langit Jawa Barat Disemai Garam: Sains Menjinakkan Banjir Jakarta
Ridwan Kamil Lawan Balik: Serangan Digital Jadi Gugatan Rp105 Miliar
Dinilai Layak Jadi Polda Terbaik, Polda Jabar Tuai Pujian Kompolnas
Pihak Pertamina memastikan tidak ada kekosongan suplai ke pelanggan akibat insiden tersebut.
Sumur gas yang terdampak ledakan sementara ditutup dan tidak dioperasikan hingga investigasi rampung dan perbaikan selesai dilakukan.
Keselamatan Kerja Jadi Sorotan di Industri Energi
Insiden ini kembali menyoroti isu keselamatan kerja di sektor hulu minyak dan gas (migas), khususnya dalam pengelolaan infrastruktur gas bumi.
Dua orang pekerja dilaporkan mengalami luka bakar sedang akibat kejadian ini, meski hingga kini belum ada informasi lanjutan terkait kondisi terbaru mereka.
Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.
Kebutuhan akan transparansi informasi kini menjadi tuntutan dari masyarakat dan pemangku kepentingan.
Pemerintah daerah hingga DPRD Subang disebut telah meminta Pertamina membuka hasil investigasi ke publik setelah proses teknis selesai.
“Ini menyangkut keselamatan warga, perlu ada keterbukaan,” ujar Ketua DPRD Subang, Ujang Suherman.
Selain investigasi eksternal, sejumlah pihak mendorong Pertamina melakukan audit internal dan memperkuat pengawasan terhadap sumur-sumur aktif di wilayah operasinya.***
Sempatkan untuk membaca berbagai berita dan informasi seputar ekonomi dan bisnis lainnya di media Arahbisnis.com dan Belanjaoke.com.
Simak juga berita dan informasi terkini mengenai politik, hukum, dan nasional melalui media Delapannews.com dan Apakabarindonesia.com.
Informasi nasional dari pers daerah dapat dimonitor langsumg dari portal berita Heijakarta.com dan Hallopapua.com.
Untuk mengikuti perkembangan berita nasional, bisinis dan internasional dalam bahasa Inggris, silahkan simak portal berita Indo24hours.com dan 01post.com.
Pastikan juga download aplikasi Hallo.id di Playstore (Android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik. Media Hallo.id dapat diakses melalui Google News. Terima kasih.
Kami juga melayani Jasa Siaran Pers atau publikasi press release di lebih dari 175an media, silahkan klik Persrilis.com
Sedangkan untuk publikasi press release serentak di media mainstream (media arus utama) atau Tier Pertama, silahkan klik Publikasi Media Mainstream.
Indonesia Media Circle (IMC) juga melayani kebutuhan untuk bulk order publications (ribuan link publikasi press release) untuk manajemen reputasi: kampanye, pemulihan nama baik, atau kepentingan lainnya.
Untuk informasi, dapat menghubungi WhatsApp Center Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI): 085315557788, 087815557788.
Dapatkan beragam berita dan informasi terkini dari berbagai portal berita melalui saluran WhatsApp Sapulangit Media Center

















