2 Warga Meninggal Dunia, 11 Orang Terluka, dan 80 Orang Lainnya Mengungsi di Tanah Longsor Subang

- Pewarta

Selasa, 9 Januari 2024 - 10:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua orang warga meninggal dunia dalam peristiwa tanah longsor di Kabupaten Subang. (Facebook.com/@Badan Nasional Penanggulangan Bencana)

Dua orang warga meninggal dunia dalam peristiwa tanah longsor di Kabupaten Subang. (Facebook.com/@Badan Nasional Penanggulangan Bencana)

HELLOBEKASI.COM – Sebanyak dua orang warga meninggal dunia dalam peristiwa tanah longsor di Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Tepatnya yang terjadi di Kampung Cipondok, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Kasomalang, Kabupaten Subang, Minggu (7/1/2024) sore lalu.

Sementara itu, sebanyak 11 orang yang mengalami luka-luka sudah kembali ke rumah masing-masing setelah mendapatkan perawatan di puskesmas setempat.

Demikian, laporan terkini yang dihimpun oleh Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Senin 8 Januari 2024 pukul 17.00 WIB

Sebanyak 80 jiwa terpaksa mengungsi di Majelis Taklim Bantar Panjang.

Baca artikel lainnya di sini : Tebing Gunung Anaga di Desa Sukamulya Longsor, Penjabat Bupati Purwakarta Tinjau Lokasi Longsor

Para pengungsi terdiri dari 52 orang dewasa, 21 anak-anak, 5 balita, 1 ibu hamil, dan 1 lansia.

Kejadian tanah longsor ini menimbulkan kerugian materil menurut hasil kaji cepat sementara meliputi lima warung milik warga terdampak.

Kemudian 40 rumah terancam pergerakan tanah, tiga jalur kolam ikan dan dua hektar sawah tertimbun material longsor.

Lihat juga konten video, di sini: Capres Prabowo Subianto Sebut Ada yang Tak Objektif Memandang Pertahanan karena Ambisi

Tim gabungan dari BPBD Kabupaten Subang, TNI, Polri, PMI, Dinas Sosial dan unsur lainnya telah mendirikan posko darurat.

Posko darurat menjadi pos komando dan mengatur strategi, koordinasi dalam upaya penanganan darurat.

Bantuan bagi warga terdampak berupa logistik dan peralatan telah diserahkan, termasuk kebutuhan dasar di posko pengungsi.

Adapun kebutuhan yang mendesak antara lain matras, air minum, selimut dan makanan siap saji.

Berdasarkan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimalogi dan Geofisika (BMKG), hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi masih berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten Subang dan sekitarnya hingga Selasa (9/1/2024).

BNPB mengimbau kepada masyarakat agar tetap meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi risiko bencana.

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Apabila terjadi hujan deras dalam periode lebih dari satu jam dan jarak pandang kurang dari 100 meter.

Maka masyarakat khususnya yang tinggal di sekitar kawasan lereng tebing maupun di bawah bukit diimbau untuk mengevakuasi diri secara mandiri untuk sementara.***

Investor yang serius bisa mendapatkan 100% kepemilikan media online dengan nama domain super cantik ini. Silahkan ajukan penawaran harganya secara langsung kepada owner media ini lewat WhatsApp: 08557777888.
Tim Hello Bekasi

Berita Terkait

Reni Rahmawati, Korban TPPO di Tiongkok, dan Upaya Mendalam Polda Jabar untuk Perlindungan
Dampak MBG di KBB: 364 Siswa Keracunan, Bagaimana Sistem Pangan Kita Bertahan
Retakan Pasca Gempa Bekasi M 4,9: Karawang Hadapi Ujian Ketangguhan
Ledakan Sumur Gas Cidahu: Investigasi Gabungan Bongkar Akar Masalah Keselamatan
Candaan Seksis Gubernur Dedi Mulyadi dan Luka Lama Perempuan
Resepsi Megah Anak Pejabat Jadi Horor, 3 Orang Tewas Terinjak Kerumunan
Kasus Bayi Meninggal di RSUD Linggajati, Dedi: Pencopotan Wewenang Bupati
Langit Jawa Barat Disemai Garam: Sains Menjinakkan Banjir Jakarta
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:47 WIB

Hisense Sambut FIFA World Cup 2026™ Lewat Inovasi RGB MiniLED

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:26 WIB

Chief Investment Officer, Global Equity, E Fund HK – Jeff Li Soroti “Tiga Perubahan Besar” di Ajang Bloomberg Invest Hong Kong 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:02 WIB

Pendapatan Lockton Meningkat Menjadi $4,5 Miliar Pada Tahun Fiskal 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 08:27 WIB

Castrol Superbike Fest 2026 Satukan Lebih dari 2.300 Pengendara Motor di Asia Pasifik dalam Semangat “One Ride, One Connection”

Jumat, 12 Juni 2026 - 05:41 WIB

Melesat 22 Posisi, Huasun Tercantum pada Peringkat Ke-12 dalam Daftar “World’s Top GreenTech Companies 2026” versi TIME Berkat Kepercayaan Pasar terhadap Teknologi HJT

Jumat, 12 Juni 2026 - 01:51 WIB

Spinnaker Support Percepat Ekspansi di Asia Pasifik Dan Menunjuk Vivek Pruthi Sebagai Managing Director di Kawasan Ini

Jumat, 12 Juni 2026 - 00:00 WIB

ANBC Membawa Keahlian Brasil Di Bidang Inovasi, Kepercayaan, dan Penggunaan Data Ke Konferensi Industri Kredit Internasional di Filipina

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:34 WIB

Cathay Financial Holdings Manfaatkan Model Bahasa Kecil Berbasis Sumber Terbuka untuk Memahami Kebutuhan Nasabah

Berita Terbaru

Pers Rilis

Hisense Sambut FIFA World Cup 2026™ Lewat Inovasi RGB MiniLED

Jumat, 12 Jun 2026 - 14:47 WIB