Windy ‘Indonesia Idol’ Dipanggil KPK, Jadi Saksi Kasus Dugaan Suap Penanganan Perkara di MA

- Pewarta

Senin, 29 Mei 2023 - 16:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Finalis ajang pencarian bakat Indonesian Idol, Windy Yunita Ghemary. (Facebook.com/@Windy Ghemary)

Finalis ajang pencarian bakat Indonesian Idol, Windy Yunita Ghemary. (Facebook.com/@Windy Ghemary)

BINTANGNEWS.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin 29 Mei 2023, memanggil salah satu finalis ajang pencarian bakat Indonesian Idol, Windy Yunita Ghemary

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Windy “Idol” diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap penanganan perkara di Mahkamah Agung.

“Yang bersangkutan hadir,” kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin, 29 Mei 2023.

Finalis ajang pencarian bakat Indonesian Idol, Windy Yunita Ghemary. (Facebook.com/@Windy Ghemary)

Selain Windy, KPK juga memeriksa sejumlah saksi lainnya, antara lain tiga staf Sekretaris MA Hasbi Hasan, yakni Tri Mulyani, Albar, dan Lilis Suryani.

KPK juga turut memeriksa karyawan BCA Sabias Rangku Osan, pihak swasta Alland Prima Yozadi, dan karyawan bernama Isye Fitrilyuliastuti sebagai saksi.

Baca artikel menarik lainnya di sini: Model dan Selebgram Cantik Angela Lee Alami Kecelakaan Lalu Lintas, Diduga Penyebabnya Sang Sopir

Hingga kini, KPK telah menetapkan 17 orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap pengurusan perkara di MA.

KPK telah mengumumkan 15 tersangka, namun belum bersedia membeberkan identitas dua tersangka lainnya, termasuk peran, konstruksi perkara, dan pasal yang disangkakan.

Ali Fikri menjelaskan hal tersebut akan diumumkan setelah alat bukti dinyatakan lengkap dan penyidikan telah rampung.

“Kelengkapan alat bukti menjadi prioritas yang terus dikumpulkan untuk melengkapi bukti permulaan yang telah kami miliki,” ujar Ali Fikri.

Ke-15 tersangka yang telah diumumkan terkait dugaan kasus suap di MA itu ialah:

1. Hakim Yustisial nonaktif Edy Wibowo (EW)
2. Hakim Agung nonaktif Gazalba Saleh (GS)
3. Hakim Yustisial nonaktif Prasetio Nugroho (PN)

4. Redhy Novarisza (RN) selaku staf Gazalba Saleh.
5. Hakim Agung nonaktif Sudrajat Dimyati (SD)
6. Hakim Yudisial nonaktif atau Panitera Pengganti Elly Tri Pangestu (ETP).

7. Aparatur sipil negara (ASN) Kepaniteraan MA, yakni Desy Yustria (DY)
8. Muhajir Habibie (MH)
9 ASN di MA, yaitu Nurmanto Akmal (NA)

10. ASN di MA, Albasri (AB).
11. Pengacara Yosep Parera (YP) 12. Pengacara Eko Suparno (ES)

13. Debitur Koperasi Simpan Pinjam Intidana Heryanto Tanaka (HT)
14. Debitur Koperasi Simpan Pinjam Ivan Dwi Kusuma Sujanto (IDKS)
15. Ketua Pengurus Yayasan Rumah Sakit Sandi Karsa Makassar Wahyudi Hardi (WH).***

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Tim Hello Bekasi

Berita Terkait

KOPLING 2025 Siap Digelar Dua Hari, Penonton Diimbau Cek Ketentuan Tiket dan Jadwal
Diton Fest 2025 Tampilkan NDX AKA Hingga Endank Soekamti
Olla Ramlan Klarifikasi Isu Pacaran dengan Teuku Ryan: “Hanya Teman!”
Ingin Jadi Selebriti? Tapi Belum Pernah Tampil di Media? Kami Bisa Bantu Mempublikasikan Profil Anda!
Artis Natasha Wilona Lapor Polda Metro Jaya Terkait Kasus Dugaan Pelanggaran Hak Cipta Promosi Produk
Shadenlouth Siap Hibur Pengunjung Cafe dan Tempat Nongkrong dengan Sajian Live Music
Sudah Berstatus Janda, Bintang Sinetron Nadia Vega Tak Mencari Suami Baru: Tapi Membuka Hati
Bersiaplah Bergoyang di Konser X.02 Bekasi! Nikmati Irama Koplo pada 13 Desember 2024.
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 13:26 WIB

Pylontech Luncurkan PyOcean, Sistem Penyimpanan Energi 6,4 MWh dengan Sel 601Ah yang Dikembangkan secara Independen

Jumat, 26 Juni 2026 - 13:19 WIB

Sanya Kembali Jadi Tuan Rumah Formula E, Buka Seri Asia Musim 2027 dan Perkuat Posisi sebagai Pusat Ajang Global

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:20 WIB

CDO ZTE Cui Li Jadi Pembicara di MWC Shanghai 2026: Menggali Nilai dan Menyikapi Ketidakpastian di Era AI

Jumat, 26 Juni 2026 - 07:44 WIB

Jaringan AI-Optik Jadi Penggerak Pertumbuhan Baru di Era AI

Jumat, 26 Juni 2026 - 06:31 WIB

Coda dan EKRAF Buka Akses Pengembang Gim Tanah Air

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:53 WIB

CGTN: “China Opportunity 2.0” Buka Peluang Pertumbuhan Baru bagi Dunia Usaha Global

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:43 WIB

Presiden Baru CIMA: Masa Depan Keuangan dan Akuntansi Akan Dibangun Di Atas Dasar Kepercayaan, Inovasi, dan Peluang

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:59 WIB

Huawei Dukung Operator Telekomunikasi Global Maksimalkan Monetisasi Token melalui Integrasi Layanan, Jaringan, dan Komputasi

Berita Terbaru

Pers Rilis

Jaringan AI-Optik Jadi Penggerak Pertumbuhan Baru di Era AI

Jumat, 26 Jun 2026 - 07:44 WIB

Pers Rilis

Coda dan EKRAF Buka Akses Pengembang Gim Tanah Air

Jumat, 26 Jun 2026 - 06:31 WIB