“One Man One Land”: Tradisi Rakyat Huizhou yang Berusia Ratusan Tahun, Warisan Pedesaan dalam Cahaya dan Bayangan

- Pewarta

Selasa, 10 Maret 2026 - 08:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEIJING, 10 Maret, 2026 /PRNewswire/ — Artikel berita dari CRI Online:

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Pesona hidup dari warisan budaya takbenda Huizhou yang telah berusia ratusan tahun kini hadir di layar. "One Man One Land", film daring yang menyoroti warisan budaya takbenda Huizhou di Tiongkok, resmi dirilis. Dengan gaya visual yang sederhana, film ini menggali akar budaya desa-desa Huizhou, serta menggambarkan kehangatan dan keteguhan kehidupan masyarakat pedesaan di wilayah timur Tiongkok.

Official Movie Poster
Official Movie Poster

Film ini mengambil latar "Festival Kuil Empat Puluh Leluhur", sebuah tradisi warisan budaya takbenda yang telah diwariskan selama lebih dari satu abad di Kabupaten Jixi, Provinsi Anhui. Kisah film ini berfokus pada Li Yan, seorang menantu yang tinggal bersama keluarga istrinya. Saat festival berlangsung, ia mendapat tugas penting dalam ritual tersebut. Dari awalnya merasa ragu dan kurang percaya diri, Li Yan perlahan berkembang menjadi sosok yang berani mengambil tanggung jawab sebagai penyelenggara utama ritual, hingga akhirnya ia mampu berkembang dan memahami arti tanggung jawab. Tim produksi melakukan proses syuting secara langsung di desa-desa Huizhou untuk menghadirkan kembali berbagai tradisi lokal secara autentik, seperti pembuatan naga papan, ritual pengorbanan babi saat Tahun Baru, serta pembagian hadiah kepada masyarakat. Film ini memadukan kehidupan sehari-hari masyarakat desa Huizhou dengan nilai-nilai kesakralan dalam tradisi rakyat yang telah diwariskan selama ratusan tahun sehingga menampilkan pesona khas pedesaan Huizhou secara utuh.

Tanpa konflik dramatis yang direkayasa, film ini menyampaikan kisah dengan alur yang tenang melalui visual yang lembut. Nilai-nilai kemanusiaan khas Timur seperti kebaikan, keadilan, keberanian, kesopanan, kearifan, dan kepercayaan tecermin dari berbagai detail kehidupan desa. Penampilan para warga desa yang alami membuat kisah tentang warisan keluarga dan kebersamaan antartetangga terasa semakin menyentuh. Film ini juga membawa tradisi rakyat yang telah berusia ratusan tahun keluar dari buku sejarah sehingga menjadi warisan hidup yang terus dilestarikan dari satu generasi ke generasi berikutnya, sekaligus menunjukkan kekayaan budaya Huizhou yang penuh makna.

Sebagai film budaya yang berakar kuat pada kehidupan pedesaan di Tiongkok bagian timur, karya ini memberikan gambaran besar melalui detail kehidupan sehari-hari. Film ini mengabadikan upaya pelestarian dan pewarisan tradisi rakyat di desa-desa Tiongkok. Lebih dari sekadar jendela untuk mengenal budaya Huizhou, "One Man One Land" juga melampaui batas wilayah dan budaya melalui kisah manusia yang penuh kehangatan. Film ini memperlihatkan keteguhan masyarakat pedesaan di Tiongkok timur kepada dunia, sekaligus menampilkan daya hidup dan pesona unik warisan budaya takbenda Tiongkok.

Tim Hello Bekasi

Berita Terkait

Produk Unggulan Pegunungan Guizhou Tampil di Festival Panen Shanghai
Forum Media Asia-Pasifik Dibuka di Shenzhen, Membangun Jembatan Saling Pengertian dan Koeksistensi melalui Media
Lebih dari 400 Profesional Media Berkumpul di Shenzhen, Bahas Penggerak Baru Pertumbuhan Asia Pasifik
Asia-Pacific Media Forum Digelar di Guangdong, Tiongkok
Haier Pamerkan Ekosistem Smart Home Berbasis AI di IFA 2026
“Ragnarok Zero: Global” Disambut Antusias Usai Resmi Diluncurkan
Hisense Perkenalkan Peran AI yang Mempermudah Aktivitas Sehari-hari di IFA 2026
KTT Bisnis Global Kedua tentang Infrastruktur BRI untuk Mempercepat Pencapaian SDGs Digelar di Singapura
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 09:47 WIB

Produk Unggulan Pegunungan Guizhou Tampil di Festival Panen Shanghai

Senin, 7 September 2026 - 09:09 WIB

Forum Media Asia-Pasifik Dibuka di Shenzhen, Membangun Jembatan Saling Pengertian dan Koeksistensi melalui Media

Senin, 7 September 2026 - 09:02 WIB

Lebih dari 400 Profesional Media Berkumpul di Shenzhen, Bahas Penggerak Baru Pertumbuhan Asia Pasifik

Senin, 7 September 2026 - 08:13 WIB

Asia-Pacific Media Forum Digelar di Guangdong, Tiongkok

Senin, 7 September 2026 - 04:55 WIB

Haier Pamerkan Ekosistem Smart Home Berbasis AI di IFA 2026

Senin, 7 September 2026 - 04:16 WIB

Hisense Perkenalkan Peran AI yang Mempermudah Aktivitas Sehari-hari di IFA 2026

Minggu, 6 September 2026 - 21:28 WIB

KTT Bisnis Global Kedua tentang Infrastruktur BRI untuk Mempercepat Pencapaian SDGs Digelar di Singapura

Minggu, 6 September 2026 - 15:28 WIB

Dahua Technology Hadirkan Solusi Hunian Cerdas Terintegrasi di IFA Berlin 2026

Berita Terbaru

Pers Rilis

Asia-Pacific Media Forum Digelar di Guangdong, Tiongkok

Senin, 7 Sep 2026 - 08:13 WIB

Pers Rilis

Haier Pamerkan Ekosistem Smart Home Berbasis AI di IFA 2026

Senin, 7 Sep 2026 - 04:55 WIB