Model Perawatan Terpadu NOVI Health Hapus Kesenjangan antara Hasil Uji Klinis dan Penerapan Obat GLP-1 di Dunia Nyata

- Pewarta

Rabu, 22 April 2026 - 15:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Studi awal menunjukkan, pendekatan terpadu antara obat GLP-1 dan pendampingan digital mampu menghasilkan penurunan berat badan sekitar 14,7% dalam 18 bulan pada populasi Asia multietnis (n=708). Hasil tersebut mendekati temuan uji klinis, dan kontribusi pendampingan digital terbukti signifikan.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

SINGAPURA, 22 April 2026 /PRNewswire/ — Obat GLP-1 mulai mengubah pendekatan dalam penanganan obesitas. Namun, hasilnya masih tertinggal dari temuan uji klinis—rata-rata penurunan berat badan hanya sekitar 9% dalam 12 bulan, lebih rendah dibandingkan angka penurunan berat badan sebesar 15% yang tercapai dalam studi penting seperti uji klinis STEP 1. Kesenjangan ini dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari tingginya angka penghentian terapi, penggunaan dosis yang belum optimal, hingga dukungan yang masih terbatas untuk perubahan perilaku yang terstruktur.

Sebuah studi terbaru yang telah melalui proses peer-review dan dipublikasikan di International Journal of Obesity (Springer Nature) menunjukkan, NOVI Health berhasil mengatasi kesenjangan tersebut.

Bekerja sama dengan Saw Swee Hock School of Public Health, National University of Singapore, studi ini melibatkan 708 orang dewasa yang mengikuti program NOVI Optimum Plus. Program ini merupakan layanan penanganan obesitas yang dipimpin dokter, memadukan obat agonis reseptor GLP-1, pendampingan digital berbasiskan aplikasi, serta dukungan perubahan gaya hidup yang dirancang sesuai kebutuhan peserta program.

Hasil utama: rata-rata penurunan berat badan tercatat sekitar 12,7% dalam 12 bulan dan 14,7% dalam 18 bulan—setara dengan hasil uji klinis dan jauh melampaui hasil terapi GLP-1 di dunia nyata.

Tidak Hanya Mengandalkan Obat

Studi ini menegaskan, keberhasilan terapi tidak hanya bergantung pada obat. Peserta yang aktif menggunakan platform digital NOVI terbukti meraih hasil yang lebih baik.

  • Peserta program yang aktif menggunakan platform digital NOVI mencatat tambahan penurunan berat badan sekitar 2,0–2,2 poin persentase dibandingkan peserta program yang kurang aktif—setara dengan peningkatan relatif sekitar 15%
  • Penurunan indeks massa tubuh (BMI) juga lebih besar, yakni sekitar 0,72 kg/m²
  • Tambahan penurunan tekanan darah sistolik hingga 2,9 mmHg.

Hasil Setiap Pasien Berbeda

Studi ini melibatkan populasi multietnis (sekitar 45% Asia Timur, 27% Eropa, 13% Asia Selatan, 10% Asia Tenggara), serta menunjukkan variasi respons terapi yang signifikan. Peserta program keturunan Asia Timur dan peserta program dengan hiperglikemia cenderung mengalami penurunan berat badan yang lebih rendah, sementara peserta program keturunan Eropa dan kelompok etnis campuran mencatat hasil penurunan berat badan yang lebih besar.

"Pendekatan seragam dalam terapi GLP-1 tidak selalu efektif di Asia," ujar Sue-Anne Toh, Co-founder sekaligus Medical Director, NOVI Health, Adjunct Associate Professor di NUS Yong Loo Lin School of Medicine, dan penulis senior dalam studi ini. "Perbedaan profil metabolik serta latar belakang etnis membutuhkan pendekatan yang lebih personal. Inilah yang menjadi dasar pengembangan model hibrida yang kami terapkan."

Dampak Metabolik yang Lebih Luas

Selama periode studi, peserta juga mengalami:

  • Penurunan tekanan darah sistolik sekitar 12 mmHg
  • Penurunan persentase lemak tubuh sekitar 9%
  • Penurunan rasio pinggang-pinggul dari 0,83 menjadi 0,80 (berdasarkan estimasi model)
  • Penurunan HbA1c sekitar 0,6%

Tentang NOVI Health

NOVI Health merupakan perusahaan kesehatan preventif dan metabolik berbasiskan teknologi yang berkantor pusat di Singapura. NOVI melayani pasien multietnis melalui program manajemen berat badan, kesehatan metabolik, dan peningkatan kesehatan jangka panjang (longevity).

Informasi selengkapnya: www.novi-health.com dan akun @novihealth di Instagram dan LinkedIn.

 

 

Tim Hello Bekasi

Berita Terkait

OJI Group Ekspansi ke Asia Tenggara, Bangun Pabrik Kemasan Aseptik US$110 Juta
Yude Solar dan SEDAYUSolar Bentuk Joint Venture, Garap Proyek PLTS di Indonesia
3TREES Quality Home Technology Experience Center Tampilkan Inovasi Teknologi Hijau kepada Audiens Global
Xinhua Silk Road: Serial Animasi AI Populer Angkat Warisan Maritim Guangxi dan Hidupkan Karya Sastra Lokal
Hisense Hadirkan AI Companion Suite, Wujudkan Konsep “Social Kitchen”
Chelsea FC Umumkan Kemitraan Global Terbaru dengan GAC
New Asia Forum Bidik Investasi US$30 Miliar untuk “New Asia” Lewat Edisi Perdana di Bali
Festival Paus Ulsan Ke-30 Rayakan Hari Jadi Bersejarah, Angkat Transformasi Jangsaengpo Menjadi Destinasi Ekowisata Unggulan
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Jumat, 29 Agustus 2025 - 19:49 WIB

GPK RI Minta Warga Tak Terprovokasi: Hati-Hati Pengalihan Isu!

Selasa, 5 Agustus 2025 - 14:35 WIB

Sumur Migas Subang Meledak, Pertamina Utamakan Keselamatan Warga Sekitar

Senin, 30 Juni 2025 - 15:38 WIB

Presiden Datang, Gaji Naik? Harapan Pekerja Karawang Usai Jabat Tangan Prabowo

Jumat, 23 Mei 2025 - 06:17 WIB

Rest Area Tol Jagorawi Disita, Kejagung Telusuri Aset Korupsi Timah CV Venus Inti Perkasa

Selasa, 20 Mei 2025 - 09:29 WIB

Istana Tanggapi Tudingan Kasus Perlindungan Situs Judi Online ke Mantan Menkominfo Budi Arie Setiadi

Jumat, 16 Mei 2025 - 06:32 WIB

Terkait Ijazah Jokowi, UGM Tanggapi Gugatan Rp69 Triliun yang Dialamatkan kepada Universitas Tertua Itu

Rabu, 7 Mei 2025 - 13:12 WIB

Kucing Milik Presiden Prabowo Subianto, Inilah Momen Bill Gates Beri Hadiah untuk Bobby Kertanegara

Sabtu, 3 Mei 2025 - 13:53 WIB

Presiden Prabowo Subianto Sampaikan Alasan Soal Permintaan Tinggalkan Mental ”Kumaha Engke’

Berita Terbaru