Huawei Luncurkan AI Data Platform untuk Menjembatani Model AI dan Nilai Bisnis

- Pewarta

Jumat, 6 Maret 2026 - 08:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BARCELONA, Spanyol, 6 Maret 2026 /PRNewswire/ — Dalam acara Peluncuran Produk & Solusi Huawei yang digelar di MWC Barcelona 2026, Yuan Yuan, President, Huawei Data Storage Product Line, resmi meluncurkan Huawei AI Data Platform. Platform ini mengintegrasikan berbagai teknologi seperti penyusunan dan pencarian basis pengetahuan (knowledge generation and retrieval), KV cache untuk mempercepat proses inferensi, ekstraksi dan pemanggilan memori, serta Unified Cache Manager (UCM). Solusi ini menjembatani kesenjangan antara kemampuan model AI dan nilai bisnis yang nyata.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Yuan Yuan, President of Huawei Data Storage Product Line, delivering a keynote speech
Yuan Yuan, President of Huawei Data Storage Product Line, delivering a keynote speech

Meski perkembangan AI berlangsung sangat cepat, sebagian besar model AI belum sepenuhnya terintegrasi dalam layanan inti perusahaan. Hal ini terjadi, sebab fokus pengembangan lebih banyak diberikan pada pelatihan model (training) dibandingkan inferensi. Padahal, inferensi merupakan kunci dalam penerapan model AI secara luas. Selain itu, peningkatan pengolahan data masih dibutuhkan untuk mengatasi berbagai tantangan seperti halusinasi AI, respons yang lambat, serta keterbatasan throughput saat proses inferensi.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Huawei Data Storage meluncurkan AI Data Platform "3+1", yang mencakup:

  • Penyusunan dan pencarian basis pengetahuan dengan pengetahuan multimodal yang sangat akurat

Platform ini mengubah berbagai sumber data multimodal menjadi basis pengetahuan dengan akurasi tinggi melalui parsing multimodal tanpa kehilangan data, serta pemrograman level token, sehingga menghasilkan akurasi pencarian lebih dari 95%.

  • KV cache yang mempercepat inferensi dengan menggunakan data memori historis

Teknologi ini menggunakan pengelolaan dan pengelompokan KV cache secara cerdas untuk memperluas jendela konteks, serta mengurangi proses komputasi berulang. Hasilnya, waktu untuk menghasilkan token pertama (Time to First Token/TTFT) berkurang hingga 90% sehingga respons AI menjadi jauh lebih cepat.

  • Ekstraksi dan pemanggilan memori dengan manajemen memori konteks

Platform ini mengekstraksi data historis dan pengalaman secara akurat, serta menyimpannya sebagai memori yang dapat dipanggil kembali. Mekanisme ini membuat model AI menjadi semakin cerdas seiring penggunaan.

  • UCM untuk mengelola data memori sepanjang siklus penggunaan

UCM mengelola data memori dalam tiga lapisan cache untuk mengatur secara cerdas basis pengetahuan, KV cache, dan memory bank.

Huawei AI Data Platform menyediakan dua mode penerapan, yaitu appliance mode untuk implementasi baru dan independent mode untuk pengembangan sistem yang sudah ada. Pada appliance mode, platform menggunakan sistem OceanStor A800 yang memberikan performa tinggi serta skalabilitas yang fleksibel. Sementara itu, independent mode menggunakan arsitektur AI data engine nodes + perangkat penyimpanan data OceanStor Dorado. Node mesin data ini dapat ditambahkan untuk meningkatkan sistem yang sudah ada, melindungi investasi sebelumnya, serta mendukung transformasi AI yang lebih lancar bagi perusahaan.

"Huawei akan terus memperdalam inovasi teknologi. Dengan AI Data Platform sebagai jembatan, kami akan mengubah kemampuan model AI menjadi nilai bisnis yang nyata," ujar Yuan Yuan.

Narahubung: 
Zoe Yin, yinzijun@huawei.com 

Tim Hello Bekasi

Berita Terkait

OJI Group Ekspansi ke Asia Tenggara, Bangun Pabrik Kemasan Aseptik US$110 Juta
Yude Solar dan SEDAYUSolar Bentuk Joint Venture, Garap Proyek PLTS di Indonesia
3TREES Quality Home Technology Experience Center Tampilkan Inovasi Teknologi Hijau kepada Audiens Global
Xinhua Silk Road: Serial Animasi AI Populer Angkat Warisan Maritim Guangxi dan Hidupkan Karya Sastra Lokal
Hisense Hadirkan AI Companion Suite, Wujudkan Konsep “Social Kitchen”
Chelsea FC Umumkan Kemitraan Global Terbaru dengan GAC
New Asia Forum Bidik Investasi US$30 Miliar untuk “New Asia” Lewat Edisi Perdana di Bali
Festival Paus Ulsan Ke-30 Rayakan Hari Jadi Bersejarah, Angkat Transformasi Jangsaengpo Menjadi Destinasi Ekowisata Unggulan
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Jumat, 29 Agustus 2025 - 19:49 WIB

GPK RI Minta Warga Tak Terprovokasi: Hati-Hati Pengalihan Isu!

Selasa, 5 Agustus 2025 - 14:35 WIB

Sumur Migas Subang Meledak, Pertamina Utamakan Keselamatan Warga Sekitar

Senin, 30 Juni 2025 - 15:38 WIB

Presiden Datang, Gaji Naik? Harapan Pekerja Karawang Usai Jabat Tangan Prabowo

Jumat, 23 Mei 2025 - 06:17 WIB

Rest Area Tol Jagorawi Disita, Kejagung Telusuri Aset Korupsi Timah CV Venus Inti Perkasa

Selasa, 20 Mei 2025 - 09:29 WIB

Istana Tanggapi Tudingan Kasus Perlindungan Situs Judi Online ke Mantan Menkominfo Budi Arie Setiadi

Jumat, 16 Mei 2025 - 06:32 WIB

Terkait Ijazah Jokowi, UGM Tanggapi Gugatan Rp69 Triliun yang Dialamatkan kepada Universitas Tertua Itu

Rabu, 7 Mei 2025 - 13:12 WIB

Kucing Milik Presiden Prabowo Subianto, Inilah Momen Bill Gates Beri Hadiah untuk Bobby Kertanegara

Sabtu, 3 Mei 2025 - 13:53 WIB

Presiden Prabowo Subianto Sampaikan Alasan Soal Permintaan Tinggalkan Mental ”Kumaha Engke’

Berita Terbaru