Huawei Hadirkan Intelligent WAN Architecture Target bagi ISP

- Pewarta

Selasa, 22 September 2026 - 06:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

— Memperkuat Fondasi Konektivitas untuk Layanan AI ISP

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

SHANGHAI, 22 September 2026 /PRNewswire/ — Huawei memperkenalkan Intelligent WAN Target Architecture untuk mendukung penyedia layanan internet (ISP) memanfaatkan potensi AI dan kapasitas komputasi pada era teknologi cerdas. Arsitektur tersebut diperkenalkan dalam diskusi bertema "Intelligent WAN, Fortifying the AI Services Connectivity Foundation for ISPs" di ajang HUAWEI CONNECT 2026, Shanghai, pada 17 September. Forum ini mempertemukan pakar dan mitra ISP dari berbagai negara untuk membahas tren industri, solusi, serta praktik terbaik dalam pengembangan jaringan.


Menurut Wayne Zhou, Vice President, ISP Computing and Network Infrastructure BU, Huawei, komersialisasi AI yang semakin cepat membuka peluang baru bagi perusahaan dengan aset dan infrastruktur besar untuk memonetisasi kapabilitas melalui layanan yang lebih fleksibel. Perubahan tersebut turut menggeser model bisnis industri ISP. Kini, ISP tidak lagi sekadar menyediakan jalur konektivitas, namun mulai memanfaatkan edge node dan keunggulannya untuk mengintegrasikan konektivitas, komputasi, dan API. Langkah ini mendorong pergeseran dari sekadar menjual bandwidth menjadi menyediakan layanan AI. Di saat yang sama, ISP membangun WAN yang terpadu, cerdas, dan memahami kebutuhan layanan guna meningkatkan kesiapan menghadapi AI serta mendorong pengembangan jaringan secara berkelanjutan.

Ado, CEO, Wide Area Network Domain, Huawei, memperkenalkan Intelligent WAN Target Architecture. Ia menjelaskan, perkembangan agentic AI mendorong tiga perubahan utama pada jaringan. Pertama, konektivitas bergeser dari manusia ke agen AI. Kedua, pola trafik berubah dari dominasi downlink menjadi lonjakan trafik uplink. Ketiga, jaminan pengalaman jaringan tidak lagi terbatas pada aplikasi tertentu, melainkan mencakup seluruh alur kerja agen AI. Menghadapi perubahan tersebut, ISP harus memperkuat fondasi jaringan dan memanfaatkannya sebagai peluang baru. Ado mengusulkan tiga pilar strategis. Pertama, membangun arsitektur target IP+Optical terkonvergensi yang hierarkis, modular, dan terstandardisasi. Arsitektur ini membantu ISP memperluas jangkauan, menghadirkan layanan, dan meningkatkan daya tahan jaringan secara lebih cepat, serta mempercepat peluncuran layanan AI. Kedua, menempatkan pengalaman pengguna secara menyeluruh sebagai fokus untuk mengubah kapabilitas jaringan menjadi layanan terdiferensiasi yang mudah didefinisikan, diukur, dan diberikan kepada pelanggan. Pendekatan ini membuka peluang monetisasi, baik dari kapabilitas jaringan maupun layanan AI. Ketiga, meningkatkan kemampuan operasional dan pemeliharaan (O&M) berbasis kecerdasan. Melalui Network Digital Map, fault-locating agent, dan AI assistant, ISP dapat menekan biaya operasional (OPEX) sekaligus meningkatkan efisiensi O&M. Ado juga memaparkan peta jalan pengembangan WAN agar ISP dapat menangkap peluang pertumbuhan baru di era AI.

Dalam diskusi tersebut, Lintasarta Indonesia, SiliconFlow dari Tiongkok, dan Telconet Ecuador berbagi pengalaman mengenai layanan AI dan penerapan jaringan cerdas. Para pakar ISP yang hadir juga memberikan masukan tentang perkembangan industri serta rekomendasi praktis untuk perencanaan dan penerapan jaringan di era AI.

Ke depan, Huawei akan terus memperkuat inovasi dan investasi di bidang ISP serta jaringan komputasi. Huawei juga akan bekerja sama dengan pelanggan untuk membangun masa depan yang semakin cerdas.

Tim Hello Bekasi

Berita Terkait

Huawei Luncurkan “Intelligent WAN White Paper in AI Era”
Casio Rayakan 30 Tahun MR-G dengan Jam Tangan Edisi Terbatas
NCCN Mencontohkan Cara Menyesuaikan Perawatan Kanker untuk Berbagai Wilayah dalam World Cancer Congress 2026
DoGo Power Luncurkan Smart Grid-Forming ESS dan Siap Menerima Pesanan Global
CATL Mulai Uji Coba Produksi Sel Baterai di Hungaria
Pylontech Mulai Produksi Massal Sel LFP 588Ah dan 601Ah untuk Sistem Penyimpanan Energi
Sceye Mendukung SoftBank Corp. dalam Demonstrasi Laser Ranging Pertama di Dunia dengan Melacak HAPS dari Darat
JustMarkets: Bagaimana Trading Berbasis Browser Mengubah Akses ke Pasar CFD Global
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 01:24 WIB

Huawei Luncurkan “Intelligent WAN White Paper in AI Era”

Kamis, 24 September 2026 - 01:20 WIB

Casio Rayakan 30 Tahun MR-G dengan Jam Tangan Edisi Terbatas

Kamis, 24 September 2026 - 01:03 WIB

NCCN Mencontohkan Cara Menyesuaikan Perawatan Kanker untuk Berbagai Wilayah dalam World Cancer Congress 2026

Rabu, 23 September 2026 - 13:18 WIB

DoGo Power Luncurkan Smart Grid-Forming ESS dan Siap Menerima Pesanan Global

Rabu, 23 September 2026 - 13:16 WIB

CATL Mulai Uji Coba Produksi Sel Baterai di Hungaria

Rabu, 23 September 2026 - 09:56 WIB

Sceye Mendukung SoftBank Corp. dalam Demonstrasi Laser Ranging Pertama di Dunia dengan Melacak HAPS dari Darat

Rabu, 23 September 2026 - 09:43 WIB

JustMarkets: Bagaimana Trading Berbasis Browser Mengubah Akses ke Pasar CFD Global

Rabu, 23 September 2026 - 09:30 WIB

Peluncuran perdana AsiaPay Voice Pay untuk merchant di seluruh Asia, didukung oleh AI untuk pembayaran pintar yang nyaman

Berita Terbaru

Pers Rilis

Huawei Luncurkan “Intelligent WAN White Paper in AI Era”

Kamis, 24 Sep 2026 - 01:24 WIB

Pers Rilis

Casio Rayakan 30 Tahun MR-G dengan Jam Tangan Edisi Terbatas

Kamis, 24 Sep 2026 - 01:20 WIB

Pers Rilis

CATL Mulai Uji Coba Produksi Sel Baterai di Hungaria

Rabu, 23 Sep 2026 - 13:16 WIB