Keterampilan Kerja Tetap Menjadi Prioritas Meski Sentimen Rekrutmen Melambat di Asia Pasifik dan Timur Tengah pada Triwulan III-2026, Menurut Survei ManpowerGroup

- Pewarta

Senin, 8 Juni 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINGAPURA, 9 Juni 2026 /PRNewswire/ — Meski sentimen rekrutmen tenaga kerja di Asia Pasifik dan Timur Tengah (APME) melambat pada Triwulan III-2026, perusahaan pemberi kerja tetap menunjukkan kesediaan untuk membayar premi kepada pekerja yang menguasai keterampilan kerja tertentu. Keterampilan tersebut mencakup literasi kecerdasan buatan (AI), kemampuan berkomunikasi, berkolaborasi, serta kerja tim. Tren ini terungkap dalam edisi terbaru "ManpowerGroup Employment Outlook Survey".

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Q3 2026 ManpowerGroup Employment Outlook Survey - APME Key Findings
Q3 2026 ManpowerGroup Employment Outlook Survey – APME Key Findings

Menurut survei yang melibatkan 13.168 perusahaan di 11 negara dan wilayah APME ini, 43% perusahaan berencana menambah jumlah karyawan pada triwulan mendatang. Sementara itu, 15% responden memperkirakan akan mengurangi jumlah tenaga kerja, sedangkan 41% lainnya tidak berencana melakukan perubahan. Temuan tersebut menghasilkan Net Employment Outlook (NEO) yang telah disesuaikan secara musiman sebesar +28%, turun 10 poin dari Triwulan II-2026, namun masih stagnan dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

"Perlambatan sentimen rekrutmen yang terjadi di berbagai negara di APME mencerminkan kondisi bisnis yang semakin menantang pada Triwulan III-2026, dipicu oleh ketegangan geopolitik, gangguan rantaian pasok, dan tekanan biaya yang terus meningkat," ujar François Lançon, Regional President Asia Pacific & Middle East, ManpowerGroup. "Dampak dari berbagai faktor tersebut berbeda-beda di setiap pasar. Kondisi tersebut menghambat tingkat kepercayaan pelaku usaha, terutama di negara-negara yang lebih bergantung pada perdagangan internasional dan sektor energi. Di sisi lain, pasar yang ditopang permintaan domestik yang kuat, serta pertumbuhan sektor teknologi masih memiliki daya tahan yang relatif lebih baik. Meski demikian, kalangan perusahaan kini lebih berhati-hati dalam merekrut tenaga kerja, sejalan dengan dampak lanjutan dari lonjakan biaya energi dan biaya operasional."

Selain mengukur rencana rekrutmen, survei ini juga mencermati keterampilan teknis dan nonteknis yang memiliki nilai tambah sehingga perusahaan bersedia membayar premi untuk triwulan mendatang. Di kawasan APME, perusahaan bersedia membayar premi untuk teknis seperti literasi AI (69%), pengembangan model dan aplikasi AI (68%), serta keterampilan penjualan dan pemasaran (66%). Sementara itu, pada kategori keterampilan nonteknis (soft skills), perusahaan paling menghargai kemampuan berkomunikasi, berkolaborasi, dan kerja tim (74%). Selanjutnya, kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah (71%) juga menjadi kompetensi yang banyak dicari. Adapun kemampuan beradaptasi dan kemauan untuk terus belajar, serta profesionalisme dan etos kerja, sama-sama dinilai penting dengan persentase 70%.

Temuan selengkapnya: https://www.manpower.com.sg/en/meos-apme

Tentang ManpowerGroup

ManpowerGroup® (NYSE: MAN), penyedia solusi ketenagakerjaan terkemuka di dunia, membantu berbagai perusahaan mentransformasi dunia karier yang cepat berubah. ManpowerGroup merekrut, mengevaluasi, mengembangkan, dan mengelola SDM guna mendukung kesuksesan perusahaan. Sejumlah merek yang berada dalam naungan – ManpowerExperis, dan Talent Solutions –  telah meningkatkan nilai tambah kandidat pekerja dan klien di lebih dari 70 negara dan wilayah selama lebih dari 75 tahun.

Tim Hello Bekasi

Berita Terkait

WEPSEA 2026 Dorong Perkembangan Pasar Kemasan Pangan Berkelanjutan di Indonesia lewat Forum tentang Pulp Molding, Mempertemukan Berbagai Merek dengan Ekosistem Kemasan
Laporan Omdia Semester I-2026: Hisense Pimpin Pasar Global TV 100 Inci ke Atas
ICP DAS-BMP Pamerkan Inovasi TPU Medis di Ajang Medical Manufacturing Asia 2026
Sogang University Buka Jalur Bebas Biaya Kuliah bagi Mahasiswa Pascasarjana Internasional Bidang STEM di Seoul
LX Pantos Indonesia Tingkatkan Komitmen CSR dengan Merenovasi Sekolah di Bekasi
NILAI PENDAPATAN WISATA KESEHATAN ASAL INDONESIA DI MALAYSIA CETAK REKOR RM2,2 MILIAR, MHX KEMBALI HADIR DI YOGYAKARTA
WYF Himpun Lebih dari 400 Pelajar dalam Ajang Future Liberal Arts Leadership Summit di Makau
Menjawab Pertumbuhan Pariwisata, Archipelago Hotels Terus Berkembang Menjangkau Beragam Pasar
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 23:18 WIB

WEPSEA 2026 Dorong Perkembangan Pasar Kemasan Pangan Berkelanjutan di Indonesia lewat Forum tentang Pulp Molding, Mempertemukan Berbagai Merek dengan Ekosistem Kemasan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:11 WIB

Laporan Omdia Semester I-2026: Hisense Pimpin Pasar Global TV 100 Inci ke Atas

Selasa, 25 Agustus 2026 - 01:15 WIB

ICP DAS-BMP Pamerkan Inovasi TPU Medis di Ajang Medical Manufacturing Asia 2026

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:00 WIB

Sogang University Buka Jalur Bebas Biaya Kuliah bagi Mahasiswa Pascasarjana Internasional Bidang STEM di Seoul

Senin, 24 Agustus 2026 - 22:00 WIB

LX Pantos Indonesia Tingkatkan Komitmen CSR dengan Merenovasi Sekolah di Bekasi

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:18 WIB

WYF Himpun Lebih dari 400 Pelajar dalam Ajang Future Liberal Arts Leadership Summit di Makau

Senin, 24 Agustus 2026 - 03:00 WIB

Menjawab Pertumbuhan Pariwisata, Archipelago Hotels Terus Berkembang Menjangkau Beragam Pasar

Senin, 24 Agustus 2026 - 02:30 WIB

Coway Raih Penghargaan IDEA Design Awards 2026, Lengkapi “Grand Slam” Desain Internasional

Berita Terbaru