Davenport Aviation Berhasil Menyelesaikan Virtus “First Shot”, Memvalidasi Platform AS350/H125 yang Dilengkapi Senjata

- Pewarta

Jumat, 27 Februari 2026 - 04:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

logo

logo

COLUMBUS, Ohio, 27 Februari, 2026 /PRNewswire/ — Davenport Aviation mengumumkan keberhasilan penyelesaian pengujian Virtus First Shot bulan lalu di Texas barat. Hal ini menandai pencapaian penting dalam pengembangan sistem persenjataan modular Virtus dan uji coba persenjataan pertama di platform Virtus H125. Kampanye ini meliputi beberapa peluncuran roket yang sukses, yang resmi memvalidasi Virtus sebagai konfigurasi AS350/H125 yang terbukti dan dilengkapi senjata.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Keberhasilan penembakan ini menegaskan integritas struktur, integrasi sistem, dan kelayakan operasional Virtus pada rangka pesawat AS350/H125. Dengan semua hasil ini, Davenport Aviation telah membuktikan konfigurasi bersenjata yang berfungsi sepenuhnya dan siap untuk misi, yang mampu mendukung operasi militer dan operasi keamanan modern.

"Pencapaian ini sangat penting bagi Davenport Aviation dan tim Virtus," kata Rob McMillin, Wakil Presiden Aircraft and Aircraft Systems di Davenport Aviation. "Menyelesaikan kampanye uji coba First Shot memvalidasi rekayasa di balik sistem tersebut dan membuktikan bahwa H125 dapat beroperasi dengan aman dan efektif dalam konfigurasi bersenjata."

Virtus adalah sistem persenjataan modular pertama di dunia yang dikembangkan khusus untuk kelompok helikopter AS350/H125 agar operator dapat mengonfigurasi satu pesawat dengan cepat untuk berbagai profil misi. Pemasangan dan pelepasan bisa diselesaikan tidak sampai satu jam, sehingga transisi dapat dilakukan tanpa kendala antar peran.

Dirancang untuk kemampuan beradaptasi di berbagai misi, Virtus mendukung persenjataan yang dapat dikonfigurasi, mulai dari minigun dalam pod dan roket tanpa pemandu hingga amunisi berpemandu presisi dan Air-Launched Effects. Sistem ini juga mengintegrasikan sensor EO/IR, pilihan senjata pintu, katrol, lampu sorot, kemampuan angkut kargo, perlindungan balistik, dan pelampung darurat – yang mendukung pengintaian bersenjata, ISR, operasi khusus, pencarian dan penyelamatan, pemadaman kebakaran, bantuan kemanusiaan, dan misi CASEVAC / MEDEVAC.

"Kesuksesan First Shot menegaskan apa yang ingin kami bangun – pesawat multi misi sejati yang memberikan fleksibilitas kepada operator tanpa biaya dan kerumitan platform serangan tradisional," kata Chris Arnold, Direktur Government Sales di Davenport Aviation. "Virtus memungkinkan operator global memenuhi permintaan misi yang terus berkembang dengan satu helikopter yang hemat biaya."

Davenport Aviation menyampaikan penghargaan kepada XP Services, Moog Inc, dan Ember Solutions atas kerja sama mereka dalam pencapaian penting ini.

Dibuat di platform AS350/H125 yang terbukti, Virtus memungkinkan operator memodernisasi armada lama sekaligus mengurangi biaya pengadaan, beban pelatihan, dan biaya siklus hidup.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.davenportaviation.com/virtus.

Logo – https://mma.prnasia.com/media2/2920431/Davenport_Aviation_Logo.jpg?p=medium600

Tim Hello Bekasi

Berita Terkait

Daftar Perempuan Paling Berpengaruh di Asia 2026 Versi Fortune Mengungkapkan Pergeseran Lanskap Kekuatan Bisnis Seiring Sektor Teknologi dan Keuangan Jadi yang Terdepan
Platform Asia Pasifik Baru VXA Hadirkan Pemerintah, Pelaku Dunia Usaha, dan Pemimpin Teknologi di Singapura untuk Membahas Konvergensi AI, Robotika, dan Keamanan Siber
Laporan riset global terbaru Habitat for Humanity: Tiga dari empat orang mengurangi pengeluaran untuk kebutuhan pokok demi memenuhi biaya tempat tinggal
Radha Exports bermitra dengan Körber untuk mengupayakan otomatisasi canggih pergudangan di Singapura
ICP DAS Hadirkan Solusi Komunikasi Industri dan I/O yang Andal di Ajang Measurement and Control Show NEXT 2026
XTransfer Tampilkan Solusi Penagihan Lokal Asia Tenggara di CAEXPO, Dukung Perdagangan Lintasnegara
E&R Engineering Siapkan Pabrik Baru di Malaysia: Tingkatkan Kapasitas Produksi Material Kemasan Global dan Layanan Lokal
Blokees Gelar Debut Lebih dari 90 Produk Baru di Ajang Wonder Festival Shanghai 2026
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Daftar Perempuan Paling Berpengaruh di Asia 2026 Versi Fortune Mengungkapkan Pergeseran Lanskap Kekuatan Bisnis Seiring Sektor Teknologi dan Keuangan Jadi yang Terdepan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Platform Asia Pasifik Baru VXA Hadirkan Pemerintah, Pelaku Dunia Usaha, dan Pemimpin Teknologi di Singapura untuk Membahas Konvergensi AI, Robotika, dan Keamanan Siber

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:05 WIB

Laporan riset global terbaru Habitat for Humanity: Tiga dari empat orang mengurangi pengeluaran untuk kebutuhan pokok demi memenuhi biaya tempat tinggal

Selasa, 6 Oktober 2026 - 03:32 WIB

Radha Exports bermitra dengan Körber untuk mengupayakan otomatisasi canggih pergudangan di Singapura

Selasa, 6 Oktober 2026 - 01:15 WIB

ICP DAS Hadirkan Solusi Komunikasi Industri dan I/O yang Andal di Ajang Measurement and Control Show NEXT 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:53 WIB

E&R Engineering Siapkan Pabrik Baru di Malaysia: Tingkatkan Kapasitas Produksi Material Kemasan Global dan Layanan Lokal

Senin, 5 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Blokees Gelar Debut Lebih dari 90 Produk Baru di Ajang Wonder Festival Shanghai 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 02:30 WIB

Sovereign Wealth Fund Institute Umumkan I20 Summit Perdana Bersamaan dengan G20 Leaders’ Summit, Targetkan Penempatan Modal US$5 Triliun di AS

Berita Terbaru